Langsung ke konten utama

Temukan Aku dalam Doamu


Kita adalah insan yang saling menemukan.. meski itu adalah hal yang menyulitkan, tetaplah berdo’a agar dipertemukan. Dekat ataupun jauh, jangan jenuh. Mungkin saja kita sangat dekat, hanya tak memungkinkan untuk saling sapa. Pun mungkin saja kita sangat jauh satu sama lain. Siapalah aku, siapalah kau? Kita pun tak tahu menahu jelas. Tetap dalam satu pengharapan. Meski sekilas hati ini ingin tahu.. tetap saja itu rahasia-Nya. 

Rasa ini sesekali muncul dan menggerogoti mimpi. Mungkinkah aku yang terlarut dalam sebuah harap yang berlebihan.

Duhai diri yang sedang mencari.. duhai kau yang sedang menunggu. Kita masih terbelenggu dalam rasa ingin tahu. Siapalah yang dapat berlabuh dalam hati kita masing-masing. Kumohon dengan sangat.. jangan datang hanya untuk menitip luka, bahwa fakta kau telah dengan yang lain. Pun kusadar, ini adalah skenario-Nya. Meski cukup sakit, kau tahu? Permintaan itu berlaku untukku juga. Aku pun tak bisa menitip luka, karena kutahu itu menyakitkan. Kalaulah engkau hanya sekadar menyapa dan datang menitip luka, kuhanya bisa mengucapkan terima kasih. Allah sedang mengujiku, agar bisa bersabar. 

Kau tahu? Aku adalah orang yang tak pandai mengungkapkan rasa. Puluhan, ratusan bahkan ribuan tahun kubisa tenggelam dalam rasa yang terpendam ini. Sekali lagi, ini juga menyakitkan. Saat ini aku hanya bisa memantaskan diri. Kuharap kau juga sama.
Kita adalah insan yang penuh perbedaan, yang berharap untuk disatukan. 
Saling merintis temu..
Saling menulis rindu..
Saling melukis aku, kau.. untuk kita menyapa dalam do’a.
Temukan aku dalam doamu.

Senin, 30 Maret 2020.
15.31 WITA

@kir


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aman karena Iman

Bismillah. Ini adalah buah dari kisah, pengalaman dari penulis dalam sajian obrolan yang sangat bermakna. Silahkan dibaca ya, teman". Aman karena Iman Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 09.30 WITA. Bergegas saya mendorong  motor saya yang ketika itu cedera salah satu ban rodanya. Tak lupa Kakak saya ikut serta menemani. Syukur, jarak bengkel dengan rumah tidak berjauhan, sehingga tak  butuh waktu dan tenaga lebih. Tapi yah, tetap terasa sedikit penat. Bagaimana tidak, saya mendorongnya seorang diri. Si Kakak cuma bantuin bawa roda yang baru mah. Singkat cerita, sepulang dari bengkel saya baru menyadari ternyata dompet saya hilang, jatuh entah di mana. Kakak mengatakan tidak ada sesuatu yang jatuh ketika itu. Saya pun bergegas, lari menuju rumah meninggalkan kakak yang masih dalam perjalanan pulang. Dan Alhamdulillah, saya menemukan dompet saya tergeletak di bawah kursi kerja.  Beriring dengan tibanya kakak saya di rumah, saya pun berkata padanya :...

Lebaran Ketupat, Nasi Bulu dan Kampung Jawa

                                                                                                                                  Oleh : Achmad Husein Hasni Gorontalo merupakan suatu daerah yang kaya akan sejarah, budaya dan warisan para leluhur yang sampai saat ini masih terjaga keindahannya. Secara historis Provinsi Gorontalo adalah daerah yang lebih dahulu merdeka dibandingkan Indonesia yaitu pada tahun 1942, dari hal tersebut Gorontalo membuktikan bahwa nilai perjuangan yang dibangun oleh para leluhur kita yang ada di Gorontalo sangatlah  luar biasa karena mampu menjadi ...

Sakit? Ayo Segera Bangkit!

Bismillah. Hai, sahabat Millennial Muslim. Siapa sih yang nggak pernah merasakan sakit? Kita semua pasti pernah merasakan ya. Kaum baperan langsung mikir nih  "Apalagi sakit melihat si dia bersama yang lain" . Yah, sakit nggak cuma tentang itu.   Kita masing-masing memiliki harapan, impian, capaian yang ingin diwujudkan. Dengan segala usaha, doa yang berpijak pada tekad kita lakukan demi sebuah impian kita. Tapi.. akankah dengan segera impian itu terwujud? yakin tanpa terpaan masalah dan problematika ? Tentu tidak. Sebegitu rinci, sebegitu teliti pun kita merencanakan pasti akan dihampiri oleh hambatan. Karena kita sebagai manusia pasti akan diuji oleh Allah. Kita hanya mampu merencanakan, berusaha mewujudkan. Adapun persoalan terwujud atau tidak, tercapai atau tidak itu bukan lagi kapasitas kita, melainkan kapasitas dari kekuasaan Allah Azza wa Jalla. Kadang, hanya butuh beberapa langkah atau bahkan hanya satu langkah lagi kita meraih impian itu. Tapi nyatany...