Langsung ke konten utama

Simfoni Sebuah Mimpi

Di balut khilaf berselimut dosa aku bukan dewi berhati suci pemintal mimpi, bukan pula pujangga penulis puisi, aku hanya jiwa yang mencari jati diri dengan simfoni sebuah mimpi.

"Pantaskah diri ini bermimpi ?"

"Bagaimana dengan kamu ?"

"Sudahkah kau gapai mimpimu?"

"Jika belum, ini adalah awal kau menulis mimpi, berdoa dan berikhtiar."

Atas izin Allah semua makhluk di dunia ini berhak memiliki MIMPI, di antara gunung yang menjulang, laut yang membentang, antara masa lalu yang menghantui sudut pikiran dan harapan dalam titian. Jika kau berdoa maka tiada yang tidak mungkin.

Namun, kau tau? banyak hal yang akan mengganggu mimimu, entah itu perasaan, kesalahan, kebingungan, ketidak pastian, bahkan kematian.
Namun jangan menyerah begitu saja!

Ketika harimu tidak sempurna; haruskah kau salahkan mentari yang tersaput mega?
Ketika bunga lepas dari kelopaknya; haruskah kau salahkan angin yang berhembus menerbangkannya?
Persinggahan ataukah akhir sebuah perjalanan; harus kau pertanyakan?
Ingat, kau masih mempunyai mimpi!
Biarkan saja mengalir seperti air.

Mula-mula mimpimu akan terkulum dalam lamunan, melayangkan segala hayalan dalam mata terpejam, sayap-sayap doa menjadikan ketiadaan sebagai keberadaan. Menyingkap telanjangi diri. Ini bukan setapak kenang yang akan kau tinggalkan. Ini rajutan mimpi di beranda senja. Tentang harapan cita-cita yang bertahan karena keyakinan.

Aku hanya bisa menyemangatimu dengan kata, di mana maya menjadi nyata, menyentuh jiwa, menjamah raga.

Jika kau adalah matahari yang kehilangan separuh cahaya, memanggil dan memenggal helaian cerita, merangkum luka dengan balutan asa, menderai tawa di berbagai suasana, tak perlu memahat di atas prasasti karena ini bukan larik di bait puisi.
Ini secarik mimpi, di serambi senja yang mulai renta jika kau tak asah.

"Mimpi itu ?"

Mimpi itu harus kau rengkuh hingga gelap berlabuh
Mimpi itu harus kau sirat sebelum senja berkarat
Mimpi itu harus kau jadikan tabir rahasia di antara langit yang berlapis-lapis
Mimpi itu harus kau cipta di serambi hati
Mimpi itu harus kau tirai tanpa emosi
Atas izin Allah di bayang wajahmu kelak, ketika kau temukan mimpi dan akan ada segaris senyum, terbit disana!

Bangkitlah jiwa-jiwa nan rapuh
Songsong mentari pagi dengan keyakinan tanpa batasan
Untuk hari esok
Esoknya lagi
Memintal mimpi
Menenun asa
Menggali potensi yang tersembunyi
Berjalan beriringan bergandengan tangan
Bentengi diri dengan iman dan taqwa
Menjadi pribadi yang bermoral jangan salah pergaulan
Hadist dan Al-Qur'an jadikan sebagai pegangan

Takdir yang akan membawa langkahmu menuju mimpi
Jangan  berlari; ataupun sembunyi
Marilah menggapai mimpi setinggi pelangi!


"Terimakasih Ya Allah, ini aku bersama mimpiku, aku yang tengah berdiri di atas pelangi." Rasa syukurmu suatu hari nanti.

Author : NF

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aman karena Iman

Bismillah. Ini adalah buah dari kisah, pengalaman dari penulis dalam sajian obrolan yang sangat bermakna. Silahkan dibaca ya, teman". Aman karena Iman Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 09.30 WITA. Bergegas saya mendorong  motor saya yang ketika itu cedera salah satu ban rodanya. Tak lupa Kakak saya ikut serta menemani. Syukur, jarak bengkel dengan rumah tidak berjauhan, sehingga tak  butuh waktu dan tenaga lebih. Tapi yah, tetap terasa sedikit penat. Bagaimana tidak, saya mendorongnya seorang diri. Si Kakak cuma bantuin bawa roda yang baru mah. Singkat cerita, sepulang dari bengkel saya baru menyadari ternyata dompet saya hilang, jatuh entah di mana. Kakak mengatakan tidak ada sesuatu yang jatuh ketika itu. Saya pun bergegas, lari menuju rumah meninggalkan kakak yang masih dalam perjalanan pulang. Dan Alhamdulillah, saya menemukan dompet saya tergeletak di bawah kursi kerja.  Beriring dengan tibanya kakak saya di rumah, saya pun berkata padanya :...

Lebaran Ketupat, Nasi Bulu dan Kampung Jawa

                                                                                                                                  Oleh : Achmad Husein Hasni Gorontalo merupakan suatu daerah yang kaya akan sejarah, budaya dan warisan para leluhur yang sampai saat ini masih terjaga keindahannya. Secara historis Provinsi Gorontalo adalah daerah yang lebih dahulu merdeka dibandingkan Indonesia yaitu pada tahun 1942, dari hal tersebut Gorontalo membuktikan bahwa nilai perjuangan yang dibangun oleh para leluhur kita yang ada di Gorontalo sangatlah  luar biasa karena mampu menjadi ...

Sakit? Ayo Segera Bangkit!

Bismillah. Hai, sahabat Millennial Muslim. Siapa sih yang nggak pernah merasakan sakit? Kita semua pasti pernah merasakan ya. Kaum baperan langsung mikir nih  "Apalagi sakit melihat si dia bersama yang lain" . Yah, sakit nggak cuma tentang itu.   Kita masing-masing memiliki harapan, impian, capaian yang ingin diwujudkan. Dengan segala usaha, doa yang berpijak pada tekad kita lakukan demi sebuah impian kita. Tapi.. akankah dengan segera impian itu terwujud? yakin tanpa terpaan masalah dan problematika ? Tentu tidak. Sebegitu rinci, sebegitu teliti pun kita merencanakan pasti akan dihampiri oleh hambatan. Karena kita sebagai manusia pasti akan diuji oleh Allah. Kita hanya mampu merencanakan, berusaha mewujudkan. Adapun persoalan terwujud atau tidak, tercapai atau tidak itu bukan lagi kapasitas kita, melainkan kapasitas dari kekuasaan Allah Azza wa Jalla. Kadang, hanya butuh beberapa langkah atau bahkan hanya satu langkah lagi kita meraih impian itu. Tapi nyatany...