Bismillah.
Ini adalah buah dari kisah, pengalaman dari penulis dalam sajian obrolan yang sangat bermakna. Silahkan dibaca ya, teman".
Ini adalah buah dari kisah, pengalaman dari penulis dalam sajian obrolan yang sangat bermakna. Silahkan dibaca ya, teman".
Aman karena Iman
Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 09.30 WITA. Bergegas saya mendorong motor saya yang ketika itu cedera salah satu ban rodanya. Tak lupa Kakak saya ikut serta menemani.
Syukur, jarak bengkel dengan rumah tidak berjauhan, sehingga tak butuh waktu dan tenaga lebih. Tapi yah, tetap terasa sedikit penat. Bagaimana tidak, saya mendorongnya seorang diri. Si Kakak cuma bantuin bawa roda yang baru mah.
Singkat cerita, sepulang dari bengkel saya baru menyadari ternyata dompet saya hilang, jatuh entah di mana. Kakak mengatakan tidak ada sesuatu yang jatuh ketika itu. Saya pun bergegas, lari menuju rumah meninggalkan kakak yang masih dalam perjalanan pulang. Dan Alhamdulillah, saya menemukan dompet saya tergeletak di bawah kursi kerja.
Beriring dengan tibanya kakak saya di rumah, saya pun berkata padanya : "ternyata dompet saya jatuh di bawah kursi, huh..". Spontan kakak saya berkata : "tidak apa-apa dompet itu jatuh, asalkan bukan Iman yang jatuh". Saya pun hanya diam dan tersenyum.
Ketika itu terlintas dalam benak saya, kenapa saya begitu resah, gelisah, takut kehilangan yang pada hakikatnya itu adalah perihal dunia. Ternyata hati ini masih sangatlah terpaut, dibelenggu oleh dunia.Coba saja kalau saya mengedepankan keimanan, maka tak akan ada perasaan takut akan kehilangan semua perihal dunia. Toh, pada akhirnya semua juga akan tiada, lantas kenapa masih begitu khawatir.
Jikalau hati ini mengedepankan, mengutamakan iman maka akan berbuah perasaan aman. Kita takkan resah, takkan gelisah lagi hanya karena perihal dunia, dunia dan dunia. Apapun itu, mau itu kesedihan, kehilangan, kekecewaan tidak akan menggelisahkan, meresahkan diri kita. Sebab kita.. Aman karena Iman.
Author : @kir
Masya Allah,mntap akhi😂👍
BalasHapusTerima kasih atas masukkan dan kunjungannya, Ka.
HapusBagus kisahnya, tapi masa iya kenderaan cedera?😁
BalasHapusHehe. Terima kasih atas masukkan dan kunjungannya, Ka.
HapusBismillah,, bagus ceritanya
BalasHapusTerima kasih atas masukan dan kunjungannya, Ka.
HapusMasyaAllah
BalasHapusTerima kasih atas masukan dan kunjungannya, Ka.
Hapus